Nasional

Saya Tak Punya Jabatan di Polri Didesak Istana Mundur dari Kepolisian Firli Bahuri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri menegaskan tidak lagi memegang jabatan struktural apapun di Polri. “Saya tidak lagi memiliki jabatan apapun di Polri,” kata Firli Bahuri, dilansir kanal YouTubeBerita Satu, Jumat (27/12/2019). Firli Bahuri mengatakan sejak 19 Desember 2019 sudah tak mengisi posisi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam).

"Jadi saya sejak 19 Desember 2019 sudah tidak punya jabatan apapun di Polri." ujar Firli. Firli menilai posisi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri bukan suatu jabatan. "Itu bukan jabatan," jelas Firli Bahuri.

Lebih lanjut, ia tak banyak bicara terkait desakan Istana Negara agar melepas statusnya di Polri. Diketahui, Firli Bahuri menjabat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri setelah itu menjadi analis kebijakan Baharkam Polri. Soal status Firli juga direspons oleh Wakil Presiden Maruf Amin.

Dalam pernyataanya, Maruf Amien meminta Firli untuk mematuhi UU tentang KPK. "Ya kita liat dulu apa jabatannya itu jabatan seperti apa sih. Apa jabatan yang tidak boleh dirangkap. Kita lihat posisi seperti apa itu. Kalau tidak salah analis ya, analis itu struktural atau enggak. Kita liat nanti. Ya sesuai undang undang (KPK) saja dilihat," ujar Ma'ruf di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019) seperti dikutip dari Diketahui dalam poin (i) Pasal 29 Undang undang KPK, disebutkan bahwa pimpinan KPK harus melepaskan jabatan struktural dan atau jabatan lainnya selama menjadi anggota KPK dan poin (j) mengatur bahwa tidak menjalankan profesinya selama menjadi anggota KPK.

Menko Polhukam Mahfud MD menyebut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, berhak untuk tetap menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia. Diketahui, selain menjabat ketua KPK, Firli menjadi analis kebijakan utama Baharkam Polri. "Kita proporsional saja, itu hak dia loh untuk tetap menjadi anggota Polri," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019) dilansirKompas.com.

Mahfud MD mengungkapkan meski telah menjadi ketua lembaga antikorupsi, Firli tak kehilangan keanggotaan Polri. Mahfud MD menyebut ada aturan tentang anggota Polri yang dinonaktifkan ketika menjabat posisi lain di luar Korps Bhayangkara. Hal paling penting menurut Mahfud MD adalah Firli tak menjabat apapun di struktural Polri.

"Pak Firli di Polri enggak menjabat apapun. Hanya anggota polri yang nonaktif dan dia sudah mundur dan diberhentikan dari jabatan sebagai Kapolda Sumsel," ujarnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may like

Load More