Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI) berkolaborasi dengan produk sandal Omiles ikut meramaikan gelaran Indonesia Fashion Week 2019 di JCC, Jakarta. Dalam kesempatan itu, KDEI mempersembahkan Trunk Show K.A.I.N (Karya Anak Indonesia) dalam Millenial Ethnic Fashion Show bertema ‘Bhinneka Tunggal Ika’. Tak kurang 30 desainer yang tergabung dalam KDEI menampilkan koleksi busananya antara lain Dimas Mahendra (K.A.I.N Borneo) , Raizal Boeyoeng Rais (K.A.I.N Papua), Tania (K.A.I.N Maluku Utara), Ferry Kuncoro (K.A.I.N Lombok NTB), Wawan Wahyudi (K.A.I.N NTT), Savitri (K.A.I.N Songket Sambas Borneo), Feby Kean (K.A.I.N Bali/Java), Inez Mardiana (Milenial Bordir Kebaya ), Sulaiman Azhari (K.A.I.N Java), Lili Mariasari (K.A.I.N Batik Betawi), KDEI Sulawesi Selatan Erna Rasyid Taufan (K.A.I.N TanaToraja), Ida Jashari (K.A.I.N Tenun Sopeng), Fauziah Lewa (K.A.I.N Tenun Sengkang), Faizah Nawawi (K.A.I.N TanaToraja) dan masih banyak lagi. “Bhinneka Tunggal Ika bermakna beraneka ragam budaya atau suku namun menjadi satu yakni Indonesia, yang kami simbolkan dalam K.A.I.N (karya Anak Indonesia) dengan koleksi busananya. Kami (KDEI ) menampilkan seluruh K.A.I.N dalam fashion dari kepulauan di Indonesia, baik Sumatera, Borneo, Maluku, Jawa, Papua, NTT, NTB, Bali dan lainnya,”ujar Ketua dan Pendiri KDEI, Raizal Boeyoeng Rais usai pagelaran shownya di lobby JCC, Jakarta (30/3/2019).

Dalam pegelaran ini juga lanjut lelaki yang biasa disapa Bang Buyung ini, berbeda dari fashion sebelumnya, yakni dengan milenial dan kekinian. “Meskipun kita ethnik bukan kuno lagi, tapi milenial dan moderen yang kini banyak digemari oleh masyarakat sekarang ini. Dari 47 busana pria dan wanita mengenakan alas kaki dari Omiles Ommar Omera yang berunsur etnik buatan dalam negeri,” jelas Bang Buyung. Bang Buyung juga menjelaskan bahwa KDEI merasa berbangga dengan apa yang dicapainya, karena meskipun KDEI baru kali pertama mengikuti IFW ini, antusias anggotanya luar biasa.

“Ini terlihat juga dari banyaknya desainer yang ikut baik yang senior maupun yang muda dalam IFW 2019. Nggak ketinggalan juga antusias penontonnya juga cukup banyak, Ini terlihat dari kursi tamu yang disediakan tidak tersisa atau penuh,” ungkapnya. Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada Ati Ganda sebagai ‘The Best Ethnic Costume’. Acara yang disainer dan model catwalk menggunakan acara tersebut dihadiri oleh artis senior Rima Melati, Nanuk Sri Humiyarsih Gastel, (Ketua Himpunan Wastraprema), Erna Rasyid Taufan ( Ibu Walikota Pare Pare dan Ketua Dekranasda Pare Pare), dan Kelompok Pecinta KAIN (Karya Adi Purna Indonesia). Tak ketinggalan juga turut hadir perwakilan dari Omiles Hartman Goenawan dan Heman Winardja.

Published by Aulia Hasanah

Cara yang paling mudah untuk tahu apakah kita cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika kita merasa lupa waktu. Jika kamu mencari kesempurnaan, kamu tidak akan pernah tenang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *