Nasional

Gus Sholah Perintis Harmonisasi Kekuatan NU-Muhammadiyah

Kepergian KH Dr. (H.C.) Ir. H. Salahuddin Wahid yang akrab dipanggil Gus Sholah membuat kehilangan bangsa Indonesia, terlebih warga nahdlhiyin. Gus Sholah merupakan tokoh pemersatu umat. Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam), PWNU Jawa Barat, Asep Salahudin menilai, adik kandung mantan Presiden RI Gus Dur itu memiliki komitmen yang sama kuatnya dengan sang kakak, yaitu menarik persoalan kebangsaan dan kesilaman dalam satu helaan nafas.

Menurut Asep yang juga seorang kolomnis ini, Gus Sholah seorang yang Istiqomah dalam memaknai khitah 1926. NU sebagai kekuatan masyarakat sipil tidak semestinya terserap dalam tarikan sesaat pragmatisme politik. "Gus Sholah mengokohkan kepesantrenan sebagai jantung keislaman yang diharapkan tidak hanya terampil menggumuli khazanah salafiah/tradisionalisme, namun juga responsif dalam menghadapi modernitas tanpa kehilangan jati diri. Memberikan jawaban terhadap sejarah masa depan yang diterangi kearifan masa silam," ujar Wakil Rektor I Insitut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya ini. Gus Sholah selain pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden berpasangan dengan Wiranto pada Pemilihan Presiden 2004, juga tercatat pernah menjadi Wakil Ketua Komisi Hak Asasi Manusia (HAM).

Hal itu, kata Asep, menunjukkan Gus Sholah melihat bagaimana persoalan HAM memiliki basis argumentasi yang memadai dalam ajaran Islam. Dengan demikian, sambung Asep, keberpihakan Islam terhadap HAM, ekologi, isu perempuan sudah tidak disangsikan lagi. Nilai nilai universal Alquran dengan menarik membentangkan jalan bagi pemuliaan terhadap kemanusiaan tanpa memandang asal usul agama, etnik, dan politik identitas lainnya. "Gus Sholah, seperti Gus Dur, melihat tragedi 1965 secara jernih. Disebutnya sebagai tragedi yang sangat tidak berkperikemanusiaan," ujarnya. Gus Sholah yang lahir di Jombang, 11 September 1942, itu meninggal kemarin, Minggu (2/2/2020) pada usia 77 tahun. Gus Sholah dimakamkan di Jombang, Jawa Timur, Senin ini, (3/2/2020).

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may like

Load More